NEGOSIASI

Episode 1

Pada suatu hari Khotamar sedang membaca koran untuk mencari tempat usaha.

Khotamar : "Dijual tempat usaha, tempat strategis, di Jalan Palembang Prabumulih. Hmm boleh juga nih, coba telepon dulu ah (mengambil ponsel dan kemudian menelpon nomor yang ada di koran itu) 081345612581. Halo...halo...Iya pak, benar ini Pak Ahmad ya? Oh ya , saya mau nanya aja Pak, ini tempat usahanya lokasinya benar strategis kan Pak? Oh ya. Hari ini bisa ketemuan nggak pak di tempat itu? Oh bisa ya Pak. Oke, jam berapa pak kira-kira bisanya? Oke, sekitar jam 12-an ya? Atau mau jam 1? Oke sekitar jam itu ya . Lokasinya di situ ya Pak? Oke Pak makasih ya (selesai menelpon dengan Pak Ahmad) Aduh, akhirnya nemu juga tempat usaha. Semoga bisa dinego"

Beberapa jam kemudian, Khotamar mendatangi lokasi itu dan menemui Pak Ahmad.

Khotamar : "Permisi Pak ini bener gak dengan Pak Ahmad?"
Pak Ahmad : "Iya bener saya Pak Ahmad. Ada apa ya?"
Khotamar : " Oh ini Pak, saya yang nelpon bapak pagi tadi. Ini bener mau dijual tempat usahanya?"
Pak Ahmad : "Iya benar"
Khotamar : "Oh gitu ya Pak. Harganya berapa Pak?"
Pak Ahmad : "Harganya 100 juta aja"
Khotamar : "Bisa kurang gak Pak?"
Pak Ahmad : "Waduh, maaf gak bisa."
Khotamar : "Waduh, gak bisa ya pak? Kalau 50 juta bisa gak pak? Please, kuranginlah Pak"
Pak Ahmad : "Maaf, gak bisa juga"
Khotamar : "Masa gak bisa sih Pak? Gimana kalau 70 juta Pak?"
Pak Ahmad : "Gak bisa mas"
Khotamar : " Waduh. Beneran nggak bisa ya Pak?"
Pak Ahmad : "Iya, gak bisa"
Khotamar : "Padahal, saya cuma punya uang 70 juta Pak. Gak beneran kurang nih Pak?"
Pak Ahmad : "Maaf, itu udah murah"
Khotamar : "Ya udah Pak, makasih ya. Mungkin lain kali"
Pak Ahmad : "Iya, sama-sama"

Karena tidak jadi membeli, Khotamar pun pergi ke rumah temannya yang bernama Betrand, untuk menanyakan tentang tempat usaha.

Khotamar : "Eh Bet, kamu udah nemu belum tempat usaha kita nanti?"
Betrand : " Udah nih, informasi sih tempat makan gitu, namanya sih Mas Bro atau biasa disebut MB. Alamatnya sih nggak jauh dari SMA Negeri 1 Gelumbang"
Khotamar : " Oh gitu ya. Kebetulan gue udah nemu juga nih, namanya itu WD Futsal. Dia itu kalau gak salah tempat main futsal gitu. Kalau gak salah juga, alamatnya itu disamping SMA PGRI gelumbang"
Betrand : "Ya udah kalau gitu langsung kita temuin aja hari ini"
Khotamar : "Tapi ini kan udah sore, gimana kalau besok aja?"
Betrand : "Oke deh, besok aja"
Khotamar : "Tapi pakai motormu ya?"
Betrand : "Iya, gak apa-apa"
Khotamar : "Gue nyetir boleh?"
Betrand : "Boleh"
Khotamar : "Oke"

Episode 2
Keesokan harinya Khotamar dan Betrand pun pergi ke WD Futsal.

Khotamar : "Permisi..."
Alifah : "Ya, ada apa ya?"
Khotamar : "Benar gak, tempat ini mau dijual?"
Alifah : "Iya, benar. Tempat ini mau kami jual"
Alda : "Gak enak nih bicara di luar, bicaranya di dalam aja"

Khotamar dan Betrand pun berkeliling dan melihat-lihat bagian dalam WD Futsal sampai ke bagian atasnya.

Alda : "Gimana, bagus?"
Khotamar : "Bagus, bagus ya Bet?"
Betrand : "Iya bagus"
Khotamar : "Mau dijual harga berapa ya?"
Alifah : "300 juta"
Betrand : "Bisa kurang gak?"
Alifah : "Gimana ya?"
Khotamar : "250 gimana?"
Alda : "Kayaknya, gak bisa deh"
Alifah : "Itu udah murah kok"
Khotamar : "Beneran gak bisa?"
Alda dan Alifah : "Ya, gimana?"
Khotamar : "Ya udah, mungkin lain kali"
Alifah : "Terima kasih..."
Alda : "...telah mengunjungi tempat kami"

Karena tidak jadi membeli, Khotamar dan Betrand kemudian mengunjungi tempat usaha yang diceritakan Betrand.

Khotamar : "Mbak, permisi mbak mau tanya"
Putri : "Ya, silakan duduk dulu"
Khotamar : "Jadi, rencananya kami mau beli tempat ini"
Putri : "Ya, tempat ini memang mau dijual"
Khotamar : "Harganya berapa ya mbak?"
Putri : "Harganya saya tawarkan 200 juta"
Khotamar : "Harganya bisa kurang gak?"
Putri : "Bisa"
Betrand : "150 juta aja ya mbak?"
Putri : "Gimana kalau 190 juta?"
Khotamar : "Beneran gak bisa kurang lagi?
Putri : "Ya, palingan dikitlah"
Khotamar : "Kalau 160 juta?"
Putri : "Belum bisa kalau 160 juta, 180 juta aja"
Khotamar : "Kalau 170 juta?"
Putri : "Belum bisa kalau segitu"
Khotamar : "Kalau 175 juta? Saya tambahin 5 juta deh"
Putri : "Gimana ya"
Khotamar : "Gimana, bisa gak?"
Putri : "Ya, bisa"
Khotamar : "Oke kalau gitu. Nanti uangnya saya tranfer ya. Tapi, nomor rekeningnya nanti kirim lewat nomor WA aja ya?"
Putri : "Oh iya, iya. Berapa nomornya?"
Khotamar : "0813........ Makasih ya, Mbak"
Putri : "Iya sama-sama"
Khotamar : "Nanti kalau sudah transfer, saya akan ngambil surat-suratnya. Makasih ya"

Akhirnya Khotamar dan Betrand pun mendapatkan tempat usaha yang cocok.

T A M A T

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 Jam Lebih dengan Lebih 12 Mapel

Patin Yang Ikut Menangis di Perutku