Saya Miris Melihat "Kid Zaman Now"
PERHATIAN!!! HARAP MEMBACA SAMPAI AKHIR, SUPAYA MENGERTI ISI DARI TULISAN INI.
SAYA BUKAN SEORANG MOTIVATOR ATAU INFLUENCER TERSOHOR.
Saya tidak hobi menghabiskan uang Rp100.000 cuma untuk menyewa DSLR (Canon). Mending kalau menyewa itu untuk dijadikan modal usaha.
Namun, kebanyakan yang menyewa adalah "Kaum JJ" yang menyewa hanya untuk bersenang-senang saja.
Mereka tidak memikirkan kalau DSLR yang mereka sewa bisa menghasilkan uang yang lebih banyak dari harga sewa.
Harga sewa = Rp100.000. Berarti kita itu rugi Rp100.000
Kenapa tidak menyewa untuk memfoto orang, terus kita dapat bayaran?
Misal, 1 orang minta foto = Rp5.000 (harga yang cocok untuk fotografer pemula, menurut saya). Jika 1 hari ada 50 orang minta fotokan.
50×5.000= 250.000
Untung Rp150.000
Rp100.000 untuk menyewa lagi.
Rp50.000 untuk menabung beli kamera.
Harga DSLR sekitar Rp5.000.000
5.000.000÷50.000 =100
Berarti, sekitar dalam 100 hari, anda sudah memiliki DSLR sendiri.
Enak yang mana coba? Sewa kamera Rp100.000, rugi Rp100.000 hanya untuk bersenang-senang tidak jelas. Atau sewa Rp100.000, untung berlipat-lipat?
Orang sukses dan punya pemikiran ke depan pasti pilih yang menguntungkan.
Ingat! Dari hal kecil inilah, anda dapat sukses. Dan dari hobi bisa menjadi penghasilan utama.
Kalian itu punya potensi untuk jadi fotografer profesional. Namun, kalian membuang sia-sia potensi itu hanya untuk bersenang-senang, bukan untuk mencari keuntungan.
Jika hal seperti ini dibiarkan, bagaimana nasib bangsa Indonesia ini ke depannya?
Apakah menjadi negara maju atau masih negara berkembang?
Kalianlah, generasi milenial yang bisa merubahnya.
Nah! Sekarang coba anda menyewa DSLR, terus anda buka usaha foto kecil-kecilan saat ada acara. Pasti, kalau anda tawarkan ke orang untuk berfoto pasti mau.
Warganet : Tapi kan, hampir semua orang punya ponsel berkamera. Pasti berpikir, untuk apa minta jasa foto, kalau kita sendiri bisa.
Memang sih, banyak orang akan berpikir seperti itu. Namun, percaya atau tidak, hampir seluruh rakyat Indonesia, berpikir kalau kualitas foto dari kamera DSLR itu lebih bagus daripada kamera di ponsel.
Sekian dari saya. Mohon maaf jika ada yang tersinggung atau tersakiti. Karena saya hanyalah manusia biasa yang mempunyai kesalahan.
Komentar
Posting Komentar